xr:d:DAFy47qfSVc:569,j:2857957861344122954,t:24040508

Hari Kelima Rampchek Dishub Sumut Temukan 17 Pengemudi dan Awak Bus Positif Narkoba.

Dalam rangka memastikan kelancaran dan peningkatan aspek keselamatan mudik Lebaran Idul Fitri 1445 H Tahun 2024, Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara terus mengintensifkan rampcheck kendaraan angkutan lebaran dan kapal penyeberangan, serta melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pengemudi dan awak busnya. Namun, pada hari kelima pelaksanaan rampcheck, Dishub Sumut menemukan fakta yang mencengangkan, sebanyak 17 pengemudi dan awak bus dinyatakan positif narkotika berdasarkan hasil tes urine. Kolaborasi antara Dishub Sumut, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut, dan Dinas Kesehatan Provsu memperlihatkan tentang tingginya prevalensi narkoba di kalangan pengemudi angkutan umum.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumut Dr. Agustinus, menegaskan bahwa temuan ini menunjukkan bahwa darurat narkoba yang tengah dihadapi Sumut sudah masuk ke kalangan pelaku usaha transportasi. “Ini tentu sangat membahayakan bukan hanya penumpangnya tapi pengguna jalan lain, kita pastikan yang bersangkutan tidak boleh melanjutkan perjalanan dan pengusaha wajib menyediakan supir pengganti. Selanjutnya yang bersangkutan segera diassesmen untuk menentukan tingkat ketergantungan yang bersangkutan terhadap narkotika” ungkapnya.

Lebih jauh Dr. Agustinus mengatakan, setelah melalui proses assesmen, langkah selanjutnya akan ditentukan berdasarkan rekomendasi BNN setempat. “Apakah mereka akan menjalani rawat jalan atau rawat inap untuk rehabilitasi, semua keputusan akan didasarkan pada pertimbangan kesehatan dan keselamatan, serta menjadi tanggungjawab dari operator angkutan,” tambah Dr. Agustinus.

Rampcheck tidak hanya dilakukan di satu titik lokasi, ada beberapa titik di Terminal Tipe A, seperti Terminal Tipe A Amplas dan Terminal Tipe A Pinang Baris, serta Terminal Tipe A Tanjung Pinggir di Kota Pematangsiantar, selain itu juga dilaksanakan di Pool Bus Pariwisata. Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang melintasi Sumut dalam perjalanan mereka menuju kampung halaman.

Sebelumnya, Penjabat Gubernur Sumut Hassanudin, meminta penanganan darurat narkoba dilakukan dengan penegak hukum dan kerjasama dengan masyarakat. “Dari 3,3 juta pencandu narkoba secara nasional, 1,3 juta berada di Sumut,” ujarnya.

“Saya titip dengan sangat serius ancaman perusak generasi, yakni narkoba. Pemberantasan narkoba ini bukan hanya tugas penegak hukum, tapi juga tugas kita bersama,” tegas Penjabat Gubernur Sumut Hassanudin. Kamis, (04/04/24). #dishubprovsu #dishubsumut #sumaterautara #sumuthebat #dishubsu #sumut