Pada hari ini Jumat, tanggal 12 Desember 2025, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) resmi mengaktifkan Posko Tanggap Darurat Bencana Alam sebagai respon cepat atas rangkaian kejadian banjir, tanah longsor, dan gempa bumi yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Posko ini menjadi pusat koordinasi utama dalam penanganan darurat, mulai dari pendataan korban dan kerusakan, distribusi bantuan logistik, hingga pengaturan operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Kehadiran berbagai unsur TNI, Polri, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, serta seluruh Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara relawan dan organisasi kemanusiaan turut memperkuat sinergi lapangan.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BASARNAS Republik Indonesia hadir langsung bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Bengkulu didampingi Wakil Gubernur Sumatera Utara, menyalurkan bantuan dan memantau kesiapsiagaan tim SAR serta memastikan seluruh proses evakuasi dan penyelamatan korban berlangsung cepat, tepat, dan aman. Keberadaan beliau menunjukkan perhatian serius pemerintah pusat terhadap situasi darurat yang dihadapi masyarakat Sumatera Utara.

Wakil Gubernur Sumatera Utara menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam memberikan penanganan terbaik kepada warga terdampak. Beliau mengajak seluruh pihak untuk bekerja secara terpadu, mengutamakan keselamatan warga, serta mempercepat pemulihan kondisi di daerah-daerah terdampak.

Dengan terbentuknya posko ini, diharapkan seluruh unsur penanganan bencana dapat bergerak lebih terarah dan terkoordinasi. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengimbau masyarakat tetap waspada, mengikuti arahan petugas, dan saling membantu dalam menghadapi situasi darurat ini.

Segala upaya bersama ini menjadi langkah terbaik untuk melindungi masyarakat dan meminimalkan dampak bencana di Sumatera Utara. #InfoDishubSumut #KolaborasiSumutBerkah #SalamKolaborasi #SumutBerkah