xr:d:DAFy47qfSVc:556,j:3834112879061676077,t:24040309

Mendekati musim Lebaran Idul Fitri 1445 H Tahun 2024, Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara dan stakeholders terkait terus berkolaborasi dan bersinergi untuk memastikan kesiapan jalur mudik.

Dishub Sumut tidak bekerja sendiri, tetapi berkolaborasi dengan stakeholders, melakukan sejumlah langkah antisipasi, mulai dari menyelenggarakan survei terkait kesiapan jalur mudik, melakukan penanganan awal, minimal dengan pemasangan rambu-rambu keselamatan di sejumlah titik-titik potensi kerawanan.

“Dari hasil survei, kami menemukan ada 92 titik potensial gangguan lalu lintas, mulai dari rawan kecelakaan, rawan longsor hingga rawan kemacetan. Langkah konkret telah diambil dengan pemasangan rambu-rambu keselamatan di titik-titik rawan,” ujar Dr. Agustinus dalam sebuah Podcast Satya Bhakti, Polda Sumut bersama Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Sumut Mulyadi.

Lebih jauh Kadishub Sumut Dr, Agustinus mengatakan, selain itu Dishub Sumut bersinergi dengan PT. Jasa Raharja Cabang Sumut, Ditlantas Polda Sumut, Satlantas Polres, BNNP Sumut, Dinas Kesehatan Provsu, BPTD Kelas II Sumut dan Organda Sumut juga melakukan rampcheck selama 6 hari mulai dari tanggal 1 hingga 6 April 2024.

“Rampcheck ini kami laksanakan guna memastikan kendaraan untuk jurusan AKAP/AKDP dalam keadaan layak jalan dan sopirnya dalam keadaan sehat serta bebas dari penggunaan narkoba. Hingga hari ketiga pelaksanaan rampcheck, kami menemukan sembilan pengemudi dan awaknya terindikasi terkontaminasi sabu-sabu,” tambah Kadishub Sumut Dr. Agustinus.

Pentingnya keselamatan menjadi fokus utama bagi Pemprov Sumut dalam mengadakan mudik gratis. Karena itu, Pemprov Sumut melalui Dishub Sumut menggelar mudik gratis guna mengurangi penggunaan sepeda motor yang rentan terhadap kecelakaan. Tidak hanya itu, moda transportasi laut dan udara juga telah disiapkan dengan baik untuk mendukung kelancaran mudik.

Kadishub Sumut Dr. Agustinus menambahkan, untuk moda transportasi di Danau Toba, saat ini tersedia 10 (sepuluh) Kapal dan 4 (empat) operator yang melayani. Secara suplay ini memadai dengan 15 (lima belas) lintasan penyeberangan. Sebanyak 16 (enam belas) dermaga itu dijaga oleh Kantor Kesyahbandar dan Otoritas Pelabuhan Penyeberangan Danau Toba (KSOPP-DT).

“Jadi sekarang sudah jauh lebih diperhatikan keselamatannya. Sudah ada Kesyahbandar yang menjaga. Cuaca juga sudah dipertimbangkan. Jadi masyarakat perlu memperhatikan kalau mau memanfaatkan dermaganya, pergunakanlah dermaga yang resmi. Kalau kapasitas kapal sudah penuh, jangan memaksakan diri masuk, supaya tidak terjadi kejadian buruk seperti di masa lalu. Khusus untuk operator kapal, agar mempedomani standar pelayanan minimal,” pungkas Dr. Agustinus.

Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Sumut Mulyadi, menegaskan kesiapannya untuk memberikan perlindungan dan santunan kepada keluarga korban kecelakaan. PT. Jasa Raharja Cabang Sumut telah menjalin kerjasama dengan 160 (seratus enam puluh) unit rumah sakit yang siap sedia menangani korban kecelakaan lalu lintas.

Dengan kolaborasi lintas sektoral yang kokoh dan persiapan yang matang, harapan terbesar adalah agar mudik Lebaran tahun ini berlangsung lancar, aman, dan nyaman bagi semua pemudik. Sinergi ini menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan mereka.

Teks photo :
Kadishub Sumut Dr. Agustinus Panjaitan dan Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Sumut Mulyadi jadi Narasumber Podcast tentang Kesiapan Sarana Prasarana Mudik Lebaran Idul Fitri 1445 H Tahun 2024, di Studio Podcast Satya Bhakti Polda Sumut, Medan. Rabu (03/04/2024). #dishubprovsu #dishubsumut #sumaterautara #sumuthebat #dishubsu #sumut